Puasa Nahan Lapar, Sekalian Nahan Pengeluaran

19 Feb 2026

 

Bulan Ramadan adalah momen spesial yang identik dengan ibadah, kebersamaan, dan tradisi tahunan yang hangat. Selama bulan puasa, suasana kebersamaan semakin terasa melalui ajakan untuk buka puasa bersama, sahur on the road, sampai berburu takjil yang menjadi kebiasaan tahunan.

 Dalam Islam, puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga. Puasa menjadi sarana untuk melatih pengendalian diri baik dalam bersikap, bertindak, maupun cara hidup sehari-hari. Prinsip pengendalian diri ini juga berlaku dalam mengelola keuangan selama bulan Ramadan.

Di tengah hangatnya kebersamaan, sering kali ajakan untuk buka puasa bersama, berburu takjil, hingga persiapan menyambut lebaran membuat pengeluaran meningkat tanpa disadari. Mungkin pengeluaran di awal akan terasa kecil, tetapi jika dilakukan berulang kali akan menjadi besar. Ramadan memang menjadi momentum untuk lebih bijak dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan, terutama di tengah berbagai godaan konsumtif yang muncul selama bulan puasa.

Agar pengeluaran tetap terkendali tanpa mengurangi makna Ramadan, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan.

  • Menentukan batas pengeluaran untuk buka bersama.

Ramadan sering kali menjadi ajang reuni kecil dari teman sekolah sampai rekan kerja. Tentu rasanya ingin hadir di semua undangan, tetapi tidak ada salahnya memilih dengan bijak. Menentukan batas anggaran sejak awal membantu kita tetap menjaga silaturahmi tanpa mengganggu kondisi keuangan.

  • Mengalokasikan dana zakat, infak, dan sedekah secara terencana.

Bulan Ramadan adalah bulan yang identik dengan berbagi. Alokasi dana untuk zakat, infak, dan sedekah sebaiknya direncanakan sejak awal supaya tidak mengganggu kebutuhan lain. Dengan menyiapkan dana zakat, infak, dan sedekah sejak awal, niat berbagi dapat tetap terjaga sekaligus membantu keuangan tetap seimbang.

  • Persiapkan kebutuhan lebaran secara bertahap.

Kebutuhan lebaran sering kali menjadi sumber pengeluaran besar, mulai dari baju baru, kue lebaran, hampers, hingga THR. Menyiapkan keperluan lebaran sedikit demi sedikit sejak awal Ramadan akan membuatnya menjadi lebih ringan.

Mengelola keuangan selama bulan puasa bukan hanya tentang satu bulan saja. Ramadan dapat menjadi momentum untuk membuat kebiasaan baik dalam mengelola keuangan dan membangun kesadaran finansial jangka panjang. Saat kita terbiasa untuk mengatur pengeluaran, mengendalikan diri dari keputusan impulsif, dan merencanakan kebutuhan ke depan, kita sedang melatih diri untuk hidup lebih terencana dan siap dalam menghadapi berbagai kemungkinan.

Namun dalam kehidupan, tidak semua hal dapat direncanakan dengan sempurna. Di luar pengeluaran rutin dan kebutuhan musiman, selalu ada risiko yang dapat hadir tanpa diduga. Karena itu, perencanaan keuangan ideal tidak hanya berbicara tentang mengatur pengeluaran, tetapi juga tentang kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan di masa depan.

PFI Mega Life hadir untuk mendampingi keluarga Indonesia dalam membangun ketenangan finansial tersebut. Melalui solusi perlindungan jiwa, PFI Mega Life membantu mempersiapkan langkah ke depan agar lebih matang sehingga setiap fase kehidupan dapat dijalani dengan rasa aman dan tenang.

Kembali ke Berita