Kenapa Mie Imlek Nggak Boleh Dipotong? Ini Filosofinya!

17 Feb 2026

 

Perayaan Imlek sangat kental dengan budaya dan tradisi Tionghoa. Momen ini bermakna sebagai pengingat akan pentingnya menjaga ikatan persaudaraan, siklus kehidupan, dan harapan akan hidup yang lebih baik. Merayakan Imlek tentunya tidak bisa terlepas dengan makanan yang disajikan, salah satunya adalah mie panjang umur atau siu mie.

Apa Itu Mie Panjang Umur?

Siu mie umur menjadi makanan khas yang selalu hadir saat perayaan Imlek. Tidak hanya sekadar makanan, mie panjang umur memiliki makna yang dalam. Mie ini memiliki bentuk yang panjang, hal ini adalah simbol harapan umur panjang seseorang. Di balik semangkuk siu mie, ada doa agar orang-orang tersayang dapat berumur panjang, selalu sehat, dan diberikan rezeki yang terus mengalir tanpa henti. Dalam budaya Tionghoa, umur panjang adalah bentuk anugerah yang besar dan setara dengan kebahagiaan, kekayaan, dan kemakmuran.


Mengapa Mie Panjang Umur Tidak Boleh Dipotong?

Cara memakan mie ini pun cukup menarik. Menurut kepercayaan orang Tionghoa, saat memakan mie ini baiknya langsung diseruput hingga seluruh bagian mie masuk ke dalam mulut. Memotong atau menggigit mie panjang umur dipercaya dapat memutus keberuntungan dan makna yang ada di dalam mie tersebut. Selain itu, menyantap mie panjang umur bersama-sama dianggap dapat menjaga keharmonisan dan mempererat hubungan keluarga.

Jika direnungkan lebih jauh, filosofi "panjang umur" yang ada di dalam mie panjang umur tidak hanya sekadar bertambahnya usia. Panjang umur juga berarti memiliki kualitas hidup yang baik dan kesehatan yang terjaga. Bertambahnya usia tidak hanya tentang selebrasi, tetapi juga tentang tanggung jawab besar untuk menjaga diri sendiri maupun keluarga.

Harapan untuk berumur panjang tentu perlu diiringi dengan upaya menjaga kesehatan seperti rajin berolahraga, makan sehat secara teratur, dan gaya hidup yang lebih seimbang. Namun, selain menjaga kesehatan fisik, ada satu hal penting yang tak kalah penting untuk dipikirkan secara bijak, yaitu bagaimana kita mempersiapkan masa depan.

Berumur panjang artinya juga akan melakukan perjalanan yang panjang dalam hidup. Dalam perjalanan tersebut, berbagai kemungkinan bisa saja terjadi. Sebagian dapat direncanakan, tetapi sebagian lainnya dapat datang tanpa diduga. Kondisi kesehatan, ekonomi, maupun hal-hal lain yang di luar kendali adalah bagian dari dinamika kehidupan.

Dari sinilah makna hidup panjang perlu dilihat melalui perspektif lain. Tidak hanya berharap untuk hidup lebih lama, tetapi juga memastikan bahwa perjalanan hidup akan lebih tenang dan terencana. Mempersiapkan perlindungan finansial menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan.

Melalui solusi perlindungan jiwa, PFI Mega Life hadir untuk mendampingi keluarga Indonesia dalam membangun kesiapan tersebut. Perencanaan yang matang membantu memastikan bahwa harapan akan kehidupan yang panjang dan bermakna dapat berjalan selaras dengan langkah nyata untuk melindungi masa depan.

Kembali ke Berita