Investasi

Apa Itu Deposito? Inilah 8 Pengertian yang Harus Diketahui

PFI Mega Life
09 May 2021
Deposito merupakan salah satu dari banyaknya bentuk tabungan yang tersedia di bank. Namun apa itu deposito sebenarnya? berbeda dengan jenis tabungan lainnya, deposito memiliki ciri khas dan keunikannya tersendiri.

Apa Itu Deposito? Inilah 8 Pengertian yang Harus Diketahui

Banyak produk perbankan yang dapat Anda jadikan pilihan sebagai tabungan biasa ataupun sebagai sarana deposito. Untuk masalah investasi, tidak jarang orang akan menyarankan Anda memiliki deposito. Namun sebenarnya, apa itu deposito?

Secara sederhana, deposito adalah bentuk produk simpanan yang ditawarkan pihak bank kepada nasabah yang menerapkan sistem jangka waktu. Nantinya nasabah dapat memperoleh bunga sesuai ketentuan apabila mengikuti jangka waktu penarikan dana dalam produk simpanan tersebut. Sebaliknya, jika jangka waktu dilanggar, akan ada hukuman yang disebut penalti yang bisa menyebabkan pengurangan nilai simpanan maupun keuntungan.

Deposito dinilai sebagai produk investasi yang paling minim risiko. Pasalnya, produk simpanan yang digagas perbankan ini memiliki jaminan sekaligus memiliki kepastian terkait keuntungan yang bisa diperoleh nasabah.

Namun tentunya, keuntungan deposito sebagai produk investasi baru benar-benar bisa Anda rasakan jika memahami terlebih dahulu definisi serta plus minus produk simpanan yang satu ini. Berikut ini adalah 8 hal yang wajib Anda ketahui sebelum menempatkan sejumlah dana Anda ke produk deposito suatu perbankan.

 

1.  Dana Terikat Waktu

Apa Itu Deposito? Inilah 8 Pengertian yang Harus Diketahui

Jika Anda ingin menempatkan sejumlah dana ke deposito, pastikanlah bahwa uang tersebut tidak akan digunakan sampai tenggat tertentu sesuai dengan keterikatan waktu deposito Anda. Pasalnya, produk investasi dari perbankan ini baru dapat dicairkan dengan nominal penuh apabila jangka waktu berakhir. Jika Anda terpaksa menarik dana deposito di luar waktu yang ditentukan, bersiaplah mengalami pengurangan nilai dari deposito Anda.

Pada umumnya, keterikatan waktu deposito mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, sampai 12 bulan. Penarikan dana mesti Anda lakukan sesuai dengan waktu Anda mendaftarkan produk deposito Anda.

Contohnya, jika Anda menabung deposito pada tanggal 15 April dengan keterikatan waktu 3 bulan, Anda baru bisa mengambilnya tanpa ancaman penalti pada tanggal 15 Juli. Jika dana, baik modal dan bunga, tidak diambil pada waktu tersebut maka deposito yang jatuh tempo akan diperpanjang secara otomatis dengan keterikatan waktu yang sama seperti di awal.

 

2.  Berbeda dengan Tabungan Biasa

Apa Itu Deposito? Inilah 8 Pengertian yang Harus Diketahui

Pertanyaan yang paling banyak orang utarakan adalah apa itu deposito dan perbedaannya dengan tabungan biasa. Ini mengingat kedua produk ini sama-sama produk perbankan berupa simpanan.

Sebenarnya, perbedaan antara deposito dan tabungan biasa sangatlah jelas. Ada dua perbedaan utama antara keduanya, yaitu tingkat bunga yang ditawarkan serta fleksibilitas.

Tingkat bunga deposito cenderung lebih tinggi daripada tabungan biasa. Sebagai contoh, jika produk tabungan perbankan hanya menjanjikan bunga 0,5 persen untuk setahun; tingkat bunga yang dijanjikan produk deposito bisa 5—6 kali lipatnya.

Dari segi fleksibilitas, perbedaan krusial juga bisa Anda dapati. Pasalnya, dana yang ada di produk tabungan bisa diambil kapan saja tanpa denda dan penalti. Sementara jika Anda menempatkan dana di deposito, pengambilan modal dan keuntungan baru bisa dilakukan sesuai dengan keterikatan waktu yang telah disepakati. Jika melanggar, bersiaplah menghadapi penalti dari pihak perbankan.

 

3.  Keuntungan Deposito

Apa Itu Deposito? Inilah 8 Pengertian yang Harus Diketahui

Tidak ada ruginya Anda menanamkan dana pada deposito. Justru sejumlah keuntungan bisa langsung diperoleh. Keuntungan yang paling nyata dari deposito adalah hasil bunga yang umumnya lebih tinggi dari bentuk simpanan lain, baik dari tabungan biasa maupun dari tabungan berjangka.

Fleksibilitas yang kaku pada produk deposito nyatanya juga berbuah keuntungan karena membuat Anda tidak bisa seenaknya mengambil dana yang sudah ditanamkan. Ditambah lagi jika Anda membiarkan dana jatuh tempo, ada kemungkinan Anda mengalami bunga berbunga sehingga pergerakan pertumbuhan uang Anda akan semakin pesat.

Selain keuntungan langsung tersebut, Anda juga bisa memperoleh keuntungan lain dari produk simpanan ini. Soalnya, dana dalam deposito bisa dijadikan pula sebagai agunan atau jaminan kredit. Anda pun tidak perlu takut dana deposito hilang sebab produk simpanan ini dijamin oleh negara.

 

4.  Kelemahan Deposito

Apa Itu Deposito? Inilah 8 Pengertian yang Harus Diketahui

Memiliki banyak keuntungan dari sisi bunga maupun jaminan, apakah tidak ada kelemahan dari produk simpanan di perbankan ini? Tentu saja ada. Kelemahan deposito adalah tingkat bunga yang tidak setinggi investasi lain serta pengambilan dana yang tidak fleksibel.

Dibandingkan produk tabungan biasa, tingkat bunga deposito memang lebih unggul. Namun jika dibandingkan produk-produk investasi lain, tingkat bunga deposito dapat kalah jauh. Dalam kondisi tertentu, tingkat bunga deposito bahkan bisa kalah dibandingkan inflasi.

Sementara itu terkait fleksibilitas, dana yang dimasukkan ke deposito seharusnya memang merupakan uang dingin yang tidak masuk dalam anggaran kebutuhan Akan tetapi, bisa saja dalam suatu momen Anda benar-benar membutuhkan dana dan terpaksa mengambil tabungan di deposito.

Jika hal ini terjadi, bersiaplah menghadapi penalti dari pihak perbankan. Besaran penalti deposito sendiri saat ini berkisar 0,5—3 persen dari nilai tabungan. Bahkan pada beberapa perbankan, ada penerapan penghapusan bunga jika Anda mencairkan deposito di luar waktu jatuh tempo.

 

5.  Jenis-jenis Deposito

Apa Itu Deposito? Inilah 8 Pengertian yang Harus Diketahui

Pengertian deposito secara umum memang merupakan produk simpanan yang ditawarkan pihak bank kepada nasabah dengan penerapan sistem jangka waktu. Namun jika dibedah lagi, setidaknya ada tiga model jenis deposito yang dapat Anda pilih untuk melakukan investasi. Pembayaran bunga deposito bisa dilakukan tiap bulan atau sesuai waktu jatuh tempo dengan cara tunai maupun pemindahbukuan secara langsung.

Pertama adalah deposito berjangka. Ini merupakan deposito yang memiliki jangka waktu pencairan, namun bisa dilakukan pencairan atau perpanjangan secara otomatis. Nantinya pemilik deposito akan memiliki bukti kepemilikan deposito yang menyertai nama pemilik berupa individu maupun lembaga.

Kedua adalah deposito on call. Ini merupakan deposito berjangka yang penarikan atau pencairan dananya hanya dapat dilakukan dengan pemberitahuan sebelumnya. Jadi jika waktu jatuh tempo sudah tiba, namun Anda tidak melakukan on call, deposito tersebut tidak langsung dicairkan maupun dilanjutkan.

Lalu jenis deposito yang ketiga adalah sertifikat deposito. Pada jenis deposito ini, bukti kepemilikan deposito tidak mencantumkan nama pemilik deposito. Ketiadaan nama pemilik membuat jenis deposito ini bisa diperjualbelikan kepada pihak lain.

 

6.  Bunga Deposito

Apa Itu Deposito? Inilah 8 Pengertian yang Harus Diketahui

Bunga deposito tiap bank bisa berbeda. Namun, besarannya tidak akan melebihi ketentuan bank Indonesia. Tiap bulan Bank Indonesia memang menerbitkan batasan besaran suku bunga deposito untuk perbankan di Indonesia.

Pada Maret 2021 sendiri, besaran bunga deposito di Indonesia hanyalah 2,75 persen. Besaran bunga ini ditetapkan oleh Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 17—18 Maret 2021. Nantinya untuk tiap bulan, besaran batasan suku bunga simpanan tersebut bisa naik ataupun turun bergantung situasi ekonomi.

 

7.  Dijamin LPS

Apa Itu Deposito? Inilah 8 Pengertian yang Harus Diketahui

Banyak orang memilih berinvestasi di deposito karena menganggap simpanan ini aman. Salah satu faktor keamanannya adalah jaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terkait produk-produk simpanan di perbankan, tidak terkecuali pada deposito.

Hanya saja, ada batasan nilai produk simpanan yang ditanggung oleh LPS. Dalam satu nama pemilik, nilai dana yang dijamin maksimal Rp2 miliar per bank. Jaminan ini baru berlaku apabila produk simpanan tersebut tercatat di pembukuan bank, tidak melebihi bunga penjaminan LPS, serta tidak menyebabkan bank menjadi bank gagal.

 

8.  Jaminan Kredit

Apa Itu Deposito? Inilah 8 Pengertian yang Harus Diketahui

Deposito nyatanya juga dapat dijadikan jaminan kredit perbankan. Namun, fungsi deposito sebagai agunan ini tidak berlaku di semua bank. Baru sejumlah bank besar yang menyatakan menerima deposito sebagai agunan.

Alternatif deposito sebagai agunan ini dapat menjadi solusi ketika Anda memiliki kebutuhan mendadak. Dengan kepemilikan deposito di sebuah bank, Anda bisa melakukan peminjaman antara 70—90 persen dari total nilai deposito yang Anda miliki.

Sekarang Anda sudah tidak bingung mengenai apa itu deposito, bukan? Anda mungkin tertarik menanamkan sejumlah dana ke produk simpanan ini sebagai bentuk investasi. Namun bisa jadi pula, Anda merasa besaran bunga pasti yang bisa diperoleh dari deposito terlalu kecil dan tidak bisa membuat perkembangan dana yang signifikan untuk harta Anda.

Selain deposito, sebenarnya Anda juga bisa melirik asuransi unit link jika mencari produk investasi yang aman. Bahkan pada produk unit link, Anda tidak hanya mendapat sarana investasi, melainkan juga memperoleh asuransi yang pasti.

PFI Mega Life menyediakan produk unit link yang Anda cari tersebut. Dengan produk Mega Prima Link dan Mega Investa Link, rasakan sensasi berinvestasi sembari mendapat perlindungan jiwa yang lebih pasti untuk keluarga Anda.

 

Mau Lindungi Diri dari Penyakit Kritis?

CTA

Berikan komentar anda

TERIMA KASIH TELAH MENGHUBUNGI KAMI lang

Kami akan meninjau dan mengkonfirmasi komentar Anda lang